Jumat, 24 Juni 2011

Blogger Jenius vs Blogger Idiot

Do you want to share?

Do you like this story?

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
Mohon maaf jika judul ini terkesan mengintimidasi. Tapi, inilah fakta. Aktivitas ngeblog bagi saya adalah aktivitas yang sangat positif, bahkan sesibuk apapun Anda di dunia offline. Namun, ngeblog juga bisa menjadi hal yang negatif. Mengapa bisa begitu?

Blog adalah media, hasil kemajuan teknologi. Blog adalah sarana, alat. Seperti alat lainnya, semisal pisau, blog bisa bernilai positif, bisa juga negatif. Ini tentu tergantung pengguna blog itu sendiri. Blogger lah yang menjadikan suatu blog bernilai positif atau bernilai negatif. Dari pemahaman inilah, saya memunculkan istilah blogger jenius dan blogger idiot.

Blogger jenius, bagi saya, adalah blogger yang mampu menjadikan blognya bernilai sangat positif bagi dirinya dan juga bagi banyak orang lain. Sedangkan blogger idiot adalah blogger yang memberi pengaruh negatif bagi dirinya sendiri dan bagi banyak orang melalui blog yang ia miliki.

Lalu apa ciri masing-masing?

Ciri Blogger Jenius vs Blogger Idiot:



Pertama

Blogger jenius: Ngeblog untuk berbagi ilmu dan wawasan.

Blogger idiot: Ngeblog untuk menulis sampah yang ada di kepala. Isinya curhatan yang tak bermutu.

Kedua

Blogger jenius: Bertanggung jawab terhadap isi tulisannya. Dia hanya akan menulis sesuatu yang mampu dipertanggung jawabkan secara ilmiah, logis dan argumentatif.

Blogger idiot: Tak bertanggung jawab. Yang penting menulis dan membuat kontroversi. Semakin kontroversial, semakin dia senang, tak peduli apakah tulisannya bisa dipertanggung jawabkan atau tidak.

Ketiga:

Blogger jenius: Anti full copy paste. Copy paste dilakukan hanya dengan mengutip sebagian tulisan dan kemudian mengelaborasinya dengan pemikiran sendiri.

Blogger idiot: Sangat sering melakukan full copy paste dan tak pernah menyertakan sumber aslinya.

Keempat:

Blogger jenius: Ngeblognya tahan lama dan tahan banting.

Blogger idiot: Ngeblog sebentar, kemudian hilang selamanya.

Kelima:

Blogger jenius: Monetisasi blog secara elegan. Yang namanya blog, walaupun dimonetisasi, tetap mengutamakan konten.

Blogger idiot: Monetisasi blog secara membabi buta. Tampilan berantakan dan penuh iklan dimana-mana.

Keenam:

Blogger jenius: Anti kepornoan, penipuan dan hal-hal haram lainnya dalam ngeblog.

Blogger idiot: Senang nyerempet yang porno, bahkan kadang langsung tabrak.

Ketujuh:

Blogger jenius: Senang berdiskusi di blog orang lain, memberikan tambahan informasi, menyanggah dengan argumentasi yang logis atau memberikan dukungan dengan alasan yang jelas.

Blogger idiot: Suka nyampah di blog orang lain.

*****

Cukup tujuh saja dulu. Jika Anda ingin menambahkan, silakan tulis di kolom komentar.

Sumber

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

Advertisements